Surabaya Utara, 2 Juli 2026 – Pemerintah Desa Surabaya Utara, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, secara resmi menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram dalam acara serah terima yang berlangsung di Aula Kantor Desa Surabaya Utara, Kamis (2/7/2026). Kegiatan ini menjadi awal pelaksanaan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Secara umum, mahasiswa KKN Universitas Mataram periode Juli–Agustus 2026 telah diberangkatkan setelah prosesi pelepasan resmi oleh universitas pada 1 Juli 2026.
Kegiatan serah terima dihadiri oleh Kepala Desa Surabaya Utara beserta perangkat desa, dosen pembimbing lapangan, mahasiswa KKN Universitas Mataram, tokoh masyarakat, kepala dusun, serta unsur pemuda desa. Acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi untuk membangun desa melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Pada pelaksanaan KKN tahun ini, mahasiswa mengangkat tema "Optimalisasi Produktivitas Pertanian dan Pengolahan Limbah Organik Melalui SUGIH di Desa Surabaya Utara." Tema tersebut dipilih sebagai bentuk komitmen mahasiswa dalam mendukung pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah organik yang bernilai ekonomis.
Program SUGIH diharapkan menjadi inovasi yang mampu mendorong masyarakat memanfaatkan limbah organik rumah tangga maupun limbah pertanian menjadi produk yang bermanfaat, seperti pupuk kompos dan media tanam organik. Selain membantu mengurangi pencemaran lingkungan, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesuburan tanah, menekan biaya produksi pertanian, serta mendukung produktivitas hasil panen masyarakat Desa Surabaya Utara.
Dalam sambutannya, perwakilan Pemerintah Desa Surabaya Utara menyampaikan apresiasi kepada Universitas Mataram atas kepercayaan menjadikan desa tersebut sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Pemerintah desa berharap kehadiran mahasiswa mampu memberikan ide-ide kreatif, inovatif, dan solutif yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung program pembangunan desa.
Sementara itu, dosen pembimbing lapangan menyampaikan bahwa mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan kehidupan masyarakat, menjunjung tinggi etika selama menjalankan pengabdian, serta mengembangkan berbagai program kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi desa. Mahasiswa juga didorong untuk membangun sinergi dengan pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat agar setiap program dapat berjalan secara optimal.
Selama masa pengabdian, mahasiswa KKN akan melaksanakan berbagai kegiatan yang berfokus pada pendampingan kelompok tani, edukasi pengolahan limbah organik, pelatihan pembuatan kompos, penyuluhan pertanian ramah lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta kegiatan sosial dan edukasi lainnya yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi Desa Surabaya Utara.
Melalui kegiatan serah terima ini, diharapkan terjalin kerja sama yang erat antara Universitas Mataram, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan. Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi di bidang pertanian dan pengelolaan limbah organik.